Belum habis duka surya menghilang
Terkumpul benci kala awan melarang
Dalam temaram malam alam
memati
Terlempar sesal lirih menangis
Saat ini petang adalah janji yang dibenci.
Membakar semangat merah mereka
Terlupa petang menyerang meluka
Baris hujan membunuh melupa
Surya merindu . . .
Awan menjadikannya asing dibalik tepi,
dibalik tepi masalah rindu.
“Biarkan aku menyinari bumiku terkasih!”, ujar surya pada
bumi.
“Aku akan membiarkanmu mati dalam rindu!”, awan menghalang.
“Cinta adalah bagaimana sinarku membelahmu dan melesat
memeluk bumi”, Surya pada awan.
Seketika bumi gonjang ganjing dan awan melenyap.
Wah!
2013