Kau dan aku tegar, pesat melesat menuju angan yang hampa
Bersama kenangan tak bermakna kau bawa lalu tinggalkan aku di liang harap
Bibir kuyupku seperti berkata namun tak melahirkan apa-apa
Inikah akhir dari sebuah keharusan?
Aku mencintaimu dengan segala alasan yang membuat aku, kau dan umat manusia bernafas
Namun inilah akhir
Inilah batas
Dasar
Ujung dari segala ruang dan waktu yang kita arungi bermasa-masa lamanya
Berbagi peluh, hasrat hingga nelangsa bersama kau dan waktu adalah dimensi lain dalam keruhnya perjalananku menuju mati
Namun, sekali lagi, inilah akhir
Inilah tujuan
Ajal dari segala
Walau bagaimanapun
Walau seperti apapun
Walau apapun
Kau-lah ketetapan
2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar